Ini Reaksi Polri dan Mabes Polri Terkait Dugaan Jenderal Polisi Terlibat Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan
Ada Dugaan Jenderal Polisi Terlibat Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan, Ini Reaksi Mabes Polri
Polri: Seharusnya Novel Beri Info Dugaan Keterlibatan Jenderal ke Polisi Agar tak Jadi Tudingan
JAKARTA - Di edisi terbarunya, majalah Time mempublikasikan hasil wawancaranya dengan penyidik Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan tentang kasus penyiraman air keras ke wajahnya, dua bulan lalu. Wawancara majalah Time ini dilakukan di Singapore General Hospital, Singapura, pada 10 Juni 2017.
Dalam wawancara tersebut Novel menyatakan rasa herannya bahwa pihak kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya belum juga kunjung bisa menemukan pelaku dan dalang di balik serangan air keras terhadapnya di pagi shubuh 11 April lalu di dekat kediaman Novel di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Di wawancara tersebut, Novel mengatakan, telah mendapat informasi akurat dari seseorang tentang adanya dugaan keterlibatan seorang jenderal polisi dalam perbuatan keji tersebut. Saat itu, Novel Baswedan awalnya menilai informasi tersebut salah atau sumir. Tapi, setelah kasus ini berjalan dua bulan dan belum kunjung ada perkembangan yang siginifkan, Novel menilai informasi tersebut benar adanya.
Bagaiamana reaksi Polri terhadap hal ini?
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Martinus Sitompul menyatakan seharusnya Novel Baswedan sebagai korban penyerangan air keras menyampaikan setiap informasi penting yang diketahuinya kepada penyidik Polda Metro Jaya yang menangani kasusnya.
Selain agar bisa ditindaklanjuti dan dikroscek kebenarannya, juga untuk menghindari penilaian pernyataan Novel itu sebuah tuduhan atau tudingan kepada pihak tertentu.
"Informasi-informasi yang dianggap penting oleh saudara Novel hendaknya disampaikan kepada penyidik, supaya tidak terjadi sebuah tendensi atau tudingan. Karena informasi itu kan harus diuji, tidak dibiarkan, kalau diberikan kepada penyidik. Nanti kami akan teruskan, kami akan selidiki," ujar Kombes Pol Martinus Sitompul, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/6/2017).
Martinus memastikan, penyidik Polda Metro Jaya akan menindaklanjuti dan melakukan pendalaman penyelidikan jika informasi tersebut disampaikan dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP).
"Nah, karena kalau menuding seseorang kan harus kita bisa dapat faktanya. Seperti kapan waktunya, pukul berapa, di mana, siapa perwiranya itu kan harus jelas," tuturnya.
SUMBER : tribunnews
Novel Baswedan Beberkan Dugaan Keterlibatan Jenderal Polisi Kepada Time, Begini Reaksi Polri
![]() |
| Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto |
Hal itu disampaikan Novel kepada majalah Time yang mewawancarainya di Singapore General Hospital, Singapura, 10 Juni 2017.
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengaku belum membaca berita majalah Time tersebut.
Namun, menurut Setyo, seharusnya Novel menyampaikan informasi tersebut kepada penyidik Polri dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) agar bernilai secara hukum.
Dengan begitu diharapkan bisa membantu kepolisian dalam pengungkapan pelaku penyerangan Novel sebenarnya.
"Jadi begini, Novel itu kalau ada informasi, tolong dituangkan di dalam BAP, diceritakan di dalam BAP," ujar Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/6/2017).
Menurutnya, keterangan Novel yang tidak tertuang dalam BAP tidak akan ada manfaatnya secara hukum.
"Karena jika tidak, percuma saja, tidak ada nilainya di mata hukum. Tidak pro justicia," ujarnya.
Sebelumnya, Majalah Time memberitakan tentang hasil wawanvaranya dengan Novel Baswedan di Singapore General Hospital, Singapura, pada 10 Juni 2017.
Novel mengaku heran Polri belum bisa menemukan pelaku dan aktor di balik serangan air keras yang menimpanya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 11 April 2017.
Novel mengatakan, telah mendapat informasi akurat dari seseorang tentang jenderal polisi yang terlibat.
Saat itu, awalnya ia menyebut atau menilai informasi tersebut salah.
Tapi, setelah kasus ini berjalan dua bulan dan belum terselesaikan, Novel menilai informasi tersebut ada benarnya.
SUMBER : tribunnews
Baca juga :
Demikian BERITA HEBOH mengabarkan, semoga bermanfaat jangan lupa LIKE FANS PAGE dan silahkan di SHARE Terima kasih atas kunjungan anda.....
- Isi Surat Ungkapan Hati Netizen untuk Ahok yang Viral
- Wakil Ketua ACTA : Ahok Jangan Diistimewakan, Sudah Seharusnya di Lapas Cipinang
- Pengelola Masjid Istiqlal Tak Beri Izin Aksi Bela Ulama Hari Ini
- Ini Dia Alasan Jaksa Mencabut Banding untuk Vonis Ahok
- Jika Islam Radikal itu ada, Maka Ahok Sudah Dibom


0 Response to "Ini Reaksi Polri dan Mabes Polri Terkait Dugaan Jenderal Polisi Terlibat Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan"
Posting Komentar